Batik Pekalongan

gak kapok juga

Beberapa puluh hari yang lalu aku sempat berhenti chat maupun sms dgn sso yg bener2 ga penting tapi koq ya masih diladenin.Tidak ada perdebatan besar yg terjadi sebenarnya, tapi aku kadang bisa begitu sensitif dengan pernyataan seseorang. Kemudian seperti biasa, statusnya di YM kuubah menjadi ‘appear offline permanently’. Ntah berapa kali dia kuhapus dari phonebook HP ku tapi toh ya teringat lagi (Pernah satu masa aku benar2 lupa total dengan nomer HP nya, lalu jreng jreng dia meng-sms ku, seketika itu deretan angka tsb menempel di otakku tanpa kuminta)..

 
Tapi kali ini semua jadi amburadul ketika dia akhirnya ke rumahku..dua kali. Duh, jujur di dalam aku lumer, setelah sekian lama koq sampai harus ke rumah padahal cuma smsku yg sederhana: which paper should i buy for her?

 
Hal ini sebenarnya membuatku jadi berpikir, mengapa aku menghabiskan waktu dengan satu orang ini? Tidak kah aku belajar dari pengalamanku sebelumnya dengan pria-pria yg pernah numpang lewat di hidupku? Sepertinya tidak.. Sering aku merasa DE JA VU. kayaknya dulu sama si A gini juga deh, sama si B juga gitu, oh iya si C juga. ini mungkin salah satu kelemahanku. Menghabiskan waktu berlama-lama yg sebenarnya sama sekali ntah mau dibawa kemana, sebelum akhirnya aku benar-benar kapok. Aku sadar aku menikmati menjadi orang yg dibutuhkan. Apakah aku benar benar mencintai pria-pria tersebut? Jawabannya tidak. Iya aku peduli keadaannya, aku khawatir dengan kesehatannya, aku mendukungnya ketika dia ragu, aku mendengarkan semua curhatannya, tapi aku tak percaya itu bentuk cinta
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s