Kisah Guru : Tersenyumlah

Bekerja di sekolah membuatku sering merasa lupa bahwa aku bekerja karena sampai saat ini aku masih mengalami libur sekolah persis seperti jaman cilik dulu. Hal yang selalu kuingat dalam mengajar terutama dengan anak-anak berkebutuhan khusus adalah untuk selalu memiliki momen tertawa dalam satu hari. Begitu banyak alasan untuk menjadi tegang dan terlalu serius dalam mengurusi anak-anak ini, tapi aku pun tidak pernah ragu mencari hal-hal sederhana dari tingkah polah mereka yang bisa membuatku tersenyum. Ibu, kalau misalnya ibu itu Pasific Place, Kidzania ada dimana? Di Jidat. Atau di lain waktu ketika kami berlatih lagu dari Sabang sampai Merauke. Seorang murid dengan semangat mengikuti bernyanyi: dari Medan sampai Merauke..oops

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s