Kadang Kangen Bapak Juga

Ketika dia masih hidup, dia adalah musuh setiaku. Setiap saat kapan saja dimana saja alasan apa saja bisa membuat kami bertengkar. Pagi ini ditengah kepungan materi ujian yang mesti kubaca & prakarya yang mesti kurancang untuk murid, diam-diam aku merasa kangen juga dengan bapak. Kangen dengan pertengkaran kami yang tiada ujung.Kangen dengan komentar standarnya: Iyah anak ini susah kali! Keras Kepala!

  1. Kangen ke bagian baju cowok. Cari kemeja yang nyaman buat dia untuk ke kantor ataupun harus dinar ke luar kota. Yang kadang merembet ke dasi, sepatu, dan parfum
  2. Kangen ke bagian batik sutra di Tanah Abang.. ‘pak ini ada motif yg terbaru..udah kubeli..gantiin duitnya ganti di rumah
  3. Kangen bikin marah dia karena sekarang aku naik motor. ‘..motor itu harusnya diapus dari jalanan
  4. Kangen bikin dia ngamuk besar karena sempat dekat dengan expat.. ‘australia? berapa kali kubilang..orang oz itu brengsek?
  5. Kangen bikin dia empet setiap kali aku nge-mall ‘such a consumptive behavior.. minum kopi semahal itu pula 
  6. Tentunya kangen bikin bangga dia walaupun g yakin dia ga akan pernah bilang bangga liat anaknya jadi guru..dgn murid-murid autis pula..
  7. Mungkinkah dia bangga atau cemas karena semakin lama wajah anaknya semakin seperti ibunya tapi karakternya semakin seperti bapaknya (penyendiri, lebih suka mengurusi pekerjaan daripada relationship, menenggelamkan diri dalam kata-kata dan fotografi..)

Yah sudahlah..semua sudah berlalu..perpisahan abadi memang yang terbaik untuk kami berdua..

Sedikit riwayat tentang bapak saya adalah sebagai berikut:

  • 1956-1962 Kuliah di Fakultet Pertanian Universitas Indonesia yang akhirnya berubah nama menjadi IPB
  • Selama 30 tahun mengabdi kepada Departemen Pertanian RI sejak 1963 sampai 1993 dengan golongan terakhir IV D.
  • Sepanjang 30 tahun bekerja tersebut 1963-1971 (delapan tahun) di Medan, 1971-1979 (sembilan tahun) di Papua, 1981-1993 di Jakarta dengan berpindah pindah direktorat dan hampir tiap bulan harus dinas ke daerah.
  • Juli sampai Desember 1967 ikutan rice training di Los Banos Filipina
  • Juli sampai September 1969 urusan Seed Technology di Mississippi and Illinois University
  • Sejak 1979 sampai akhir hayatnya, selain jadi pegawai negeri juga merangkap jadi konsultan entah itu di basis Jakarta atau daerah. Pernah selama 6 bulan lebih di Sulawesi Selatan tahun 1988 dan 1989 lalu pernah juga 7 bulan di Pekanbaru tahun 1994. 

Aku sudah terbiasa ditinggal lama pergi bapak entah itu Thailand, Taiwan, Jepang atau berbagai propinsi di Indonesia. Namun sampai saat ini aku sering bingung apa yang sebenarnya yang dia kerjakan. Terakhir bekerja sebagai agronomist, pernah pula menjadi Soil Conservation Expert for Upper Kampar Watershed, atau urusan final report agro-forestry tapi semua jabatan itu sama sekali tidak kupahami apa yang ia harus lakukan atau buat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s