segitu murahkah ;)

yang penting suka 😀

Teman saya yang sama-sama bekerja di sekolah (saya bekerja di sekolah A, dia di sekolah B) bertanya berapa saya dibayar per jam pelajaran. Sungguh saya tidak pernah menghitungnya sampai ia yang menghitungkannya untuk saya. Berdasarkan gaji per bulan, dibagi dgn jumlah hari dan jumlah jam saya mengajar, maka ia mendapatkan angka yang setara dengan bayaran asisten guru menggantikan jam pelajaran guru di tempat ia bekerja.

Saya tertawa dan bilang, ‘segitu murahkah gw dibayar?’. Tapi sungguh saya tertawa bukan karena merasa terhina ataupun merasa tenaga saya dibayar murah meriah. Saya tertawa karena dalam mengajar saya tidak memperhitungkan berapa bayaran yang saya peroleh. Semua saya lakukan karena memang saya mengajar sebagai penyaluran hobi. Sungguh saya senang membantu orang untuk menemukan solusi dengan cara mudah. Saya senang membuat segala materi terlihat mudah. Kadang pun saya tidak dibayar untuk mengajari sesuatu karena nilai nominal bukanlah standar kebanggaan saya. Saya puas kalau orang yang saya ajari tidak lagi mengalami kesulitan terhadap suatu materi atau malah memperoleh insight yang bisa dijadikan modal dalam menjalani hidup. Itu saja buat saya sudah sempurna.

3 thoughts on “segitu murahkah ;)

  1. Gue setuju ama lo, Vi!! Karena materi bukanlah segalanya….
    Dan setuju banget ama caption di fotonya: “yang penting suka” 😀

  2. iya makanya kan judul besar blog yang ini: bahagia di tempat yang tak biasa.. G udah mencintai pekerjaan ini.. mencintai murid2 g pulak hehhehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s