perempuan perempuan

Ini kisah perempuan-perempuan tidaklah perlu dipertanyakan benarkah terjadi atau tidak. Pun jika ada kesamaan tokoh, tak perlu menebak siapakah perempuan-perempuan ini yang sesungguhnya.

Toerah
Perempuan ini bukan perempuan biasa untuk masanya.. Sun
gguh dia tidak cantik tapi dia menaklukan seorang pria dari seberang benua sana karena kemandiriannya, karena keberaniannya, karena dia tidak biasa. Untuk ukuran perempuan yang lahir di tahun 1910 dia sungguh-sungguh menunjukkan perlawanan dengan angkat kaki dari rumah semata-mata karena tak tahan melihat ibunya dimadu hanya karena bagian dari ritual ayahnya menjadi seorang warog dengan memelihara gemblak.

Ya dia menaklukan hati seorang pria yang melangkahkan kaki ke Hindia Belanda. Dia pun tak bisa menipu hati dia mencintai pria ini. Pria yang membantunya melahirkan 4 anak. Pria yang kemudian mati di pangkuannya. Ah dia banyak melihat kematian. Dia melihat kematian putranya yang sakit, juga putranya yang bunuh diri. Dia berjuang melindungi diri dan anaknya sendiri di jaman penjajahan Jepang. Sepanjang 100 tahun ia hidup, tak banyak kebahagiaan yang ia reguk. Di matanya hidup harus dijalani dengan keras dan penuh pertapaan.

Yance

Lahir di tahun 1935 dengan nama panjang yang tak biasa untuk kalangan pribumi di Badegan. Tak perlu tahu nama keluarganya karena dia sendiri selalu merasa menjadi orang Jawa dibalik mata coklat dan kulit putihnya. Dia menyelasaikan MULO. Sebuah level pendidikan yang cukup tinggi untuk
seorang perempuan. Ia menikah dengan pria ini karena ibunya berkata demikian. Sulitkah membesarkan 4 anak tiri dan 5 anak kandung? Beratkah menjadi istri dari seorang yang cukup berpengaruh di kota kecil? Tak pernah ada yang tahu. Dia selalu ingin menjadi batu karang yang teguh untuk anak-anaknya. Dia selalu ingin menjadi ibu yang sempurna tanpa ia mempedulikan ia telah banyak terluka karena idealismenya

An
Orang-orang terdekat memanggilnya An. Dialah yang tercantik
diantara semua. Dialah yang terlembut. Dialah yang selalu ingin menyenangkan orang lain. Begitulah yang dia lakukan sepanjang hidupnya. Mengabdi dan menyenangkan hati siapapun. Ia menyenangkan hati ibunya dengan menikahi pria pilihan ibunya. Ia menyenangkan hati suaminya dengan menghindari kesalahan seminimal mungkin. Ia melimpahkan energinya untuk membentuk anak perempuan satu-satunya menjadi perempuan yang lebih baik dari dirinya.

Febe
Entah apa yang ada di kepala perempuan ini. Akhir-akhir ini ia seperti bersiap-siap u
ntuk melakukan suatu lompatan besar. Sebuah persiapan mental yang tak habis membawanya pada solilokui tentang hidup. Ia tidak pernah takut pada apapun. Sungguh ia mahluk ambigu. Ia penikmat aktivitas menunggu. Di sisi lain ia senang melakukan segala aktivitas dengan cepat. Ia hanya akan melambat untuk bertindak dan begitu dalam untuk berpikir jika itu adalah komitmen. Satu yang pasti:  She may have soft voice but her words can slice people pretty well.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s