terhenyak

Terhenyak aku ketika melangkah pelan dan membuka pintu kamar ketika hujan deras menghujam. Dia tertidur pulas di balik selimutku dan dengan tenang memeluk erat gulingku. Aku hanya menatapnya sampai akhirnya ia membuka mata.. kembali ke realita..

Waktu berjalan.. tiba saatnya ia pulang.. langit petang menunjukkan wajah terindahnya dengan hamparan langit menguning beranjak kemerahan dan aku pun menyambut malam..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s