Jika Nanti

Perempuan ini masihlah perempuan yang kukenal dulu, dengan intonasi bicara yang sama, dengan gelak tawa yang sama, dengan spontan kata-kata yang sama. Satu yang ku tidak mengerti mengapa aku merasa ada yang berubah dari dirinya.. Ternyata ia menangkap kebingunganku dan ia bicara:

Kamu pasti ingin mempertanyakan mengapa aku siap untuk menghadapi apa yang akan terjadi nanti kan?

Jika nanti kamu melihatku berakhir dengan pria ini.. pria yang bahkan belum tersebutkan namanya.. ingatlah bahwa aku tahu aku memang untuknya.. Aku ditakdirkan untuk menjadi penolong baginya.. Aku digariskan untuk membuka cakrawalanya..

Aku tidak akan menakar seberapa cintanya padaku, walau mungkin dia tidak akan menyadari bahwa aku telah memberikan yang terbaik dariku untuknya..

yang kutahu.. yang ingin kulakukan adalah mencintainya tanpa syarat..aku tidak ingin berkutat dengan segala bentuk perdebatan.. aku hanya ingin membisikkan doa-doaku ketika ia telah terlelap di alam mimpi.. dan menyatakan betapa aku mencintainya jauh sebelum ia terbangun dari tidur..  Tahukah kamu? buatku pribadi, mencintai dan dicintai adalah 2 kemewahan yang ada di muka bumi ini..

Aku tersenyum mendengar kata-katanya. Sungguh aku tidak sanggup membantah apapun dari pernyataannya. Yang aku tahu, ternyata ia masih menyimpan sisi dinginnya yang sama.. perempuan yang enggan bilang cinta..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s