Karena mengajar aku jadi belajar

sekolah minggu di sarbini 😉

Walaupun baru beberapa bulan mengajar sekolah minggu, aku mendalami hal-hal yang baru ketika aku sedang mempersiapkan materi untuk murid-murid. Selama beberapa minggu, tema yang dibahas adalah Paulus. Jujur sebelum aku mengajar sekolah minggu, aku tidak suka dengan tokoh Paulus. Dia memang tokoh besar yang punya sumbangsih banyak di Alkitab, tapi aku gregetan dengan tulisannya soal perempuan yang berambut panjang dan perempuan tidak boleh berbicara di perkumpulan jemaat. Hmm, aku merasa dia sexist.

Namun sepanjang aku menceritakan soal Paulus kepada murid-murid di Sarbini, aku perlahan mengaguminya. Bagaimana orang ini bisa berubah 180 derajat, bagaimana orang ini bisa menuliskan begitu manis tentang LOVE dan tentang buah-buah roh ketika masa pelayanannya pun tak mudah. Aku tidak akan mendapat pengetahuan baru tentang apa itu KASIH kalau aku tidak mengajar sekolah minggu. Ketika akhirnya aku harus mengakhiri kisah Paulus minggu lalu, aku jadi sedih sendiri. Terlepas dari tulisannya yang aku tidak suka, aku telah belajar banyak dari kisah hidupnya dan berat harus berpisah dari dia..

Selamat Tinggal Paulus, selamat datang Yunus. Kalau kisah Yunus, rasanya aku tertampar-tampar sendiri. Entah mengapa aku menemukan persamaan dengan Yunus.. sama-sama melarikan diri dari tanggung jawab.. sama-sama BT mengapa ada orang-orang yang dipedulikan Tuhan utk diselamatkan…Ah, memang dengan mengajar, selalu ada hal baru yang dipelajari walaupun materinya sama.

3 thoughts on “Karena mengajar aku jadi belajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s