Kesana Kemari Kutempuh Demi Klaim Asuransi

Bulan lalu motor saya hilang (tepatnya motor ibu AG 3134 FD) dan dimulailah petualangan saya demi klaim asuransi :

  1. 1 jam setelah kejadian langsung ke Polres Depok. Sempat disuruh ke Polsek Depok tapi ada Bapak Polisi ber-baret biru yang bisa membuat saya mengurus kehilangan di Polres tanpa harus ke Polsek. Hari itu saya langsung diperiksa
  2. Beberapa hari kemudian, malam-malam saya mengurus surat di Polres setelah membawa dokumen yang dikirim ibu saya dari Kediri dan dibuatkan surat Keterangan Hilang untuk diurus ke Polda.
  3. Saya berangkat ke Polda sehari setelahnya. Sampai di Polda – Komdak, ternyata dokumen yang saya bawa kurang. Saya disuruh pulang untuk membawa kelengkapan dokumen seperti surat faktur dsb
  4. Setelah mendapat kiriman dari ibu, saya kembali datang ke Polda. Saya tiba jam 4.30 dan petugas yang mengurus sudah pulang. Akhirnya saya menitipkan dokumen ke orang yang masih ada dan saya menunggu dokumen surat Keterangan Hilang yang dikeluarkan Polda.
  5. Setelah dokumen selesai saya kembali ke Polda – Komdak. Karena saya tidak mungkin meninggalkan sekolah lebih awal, akhirnya saya diminta datang pagi-pagi. Jam 7 saya sudah berada di pintu gerbang Polda. Bayangkan jam berapa saya harus bangun mengingat saya tinggal di Depok
  6. Setelah dari Polda, malam-malam saya kembali ke Polres karena petugas yang memegang kasus saya sedang dinas malam. Petugas meminta saya menyerahkan foto-foto TKP, mencari 1 saksi lagi dan dokumen lainnya.
  7. Setelah memfoto TKP dan sekali lagi meminta kelengkapan dokumen kepada ibu, saya kembali datang ke Polres untuk menyerahkan foto TKP
  8. Akhirnya hari ini saya kembali datang ke Polres untuk mendapatkan satu bundel dokumen untuk dikirimkan ke Polda Metro Jaya dan Polda Kediri. Hari ini berakhirlah kunjungan saya ke Polres Depok dan membayar biaya administrasi 350.000. *ya udah lah ya saya iklass
  9. Apa yang saya lakukan hari ini belum selesai. Saya membawa bundel dokumen dari Polres Depok untuk diserahkan ke Polda lalu menunggu keluarnya selembar surat untuk diserahkan ibu saya ke pihak Asuransi lalu kembali menunggu sampai turunnya uang asuransi *fiyuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s