Kapan UI ada mata kuliah wirausaha?

Ini pertanyaan yang menggelayut selama ini ketika saya menjadi fasilitator OBM UI beberapa minggu yang lalu. Kapan UI ada mata kuliah wirausaha? Tentunya bukan cuma berhenti pada pemahaman teori semata tapi sungguh-sungguh diterapkan setidaknya dalam waktu 1 semester. Ini menurut saya penting terutama karena mahasiswa sebenarnya punya peran Tri Dharma itu kan (well I believe most of us forget about these three things once we finished our OSPEK) : mengejar ilmu, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Jika mahasiswa hanya terpola bahwa pengabdian masyarakat sebatas bakti sosial dan kegiatan standar lainnya, saya koq merasa kurang total. Saya melihat sudah saatnya pihak pengambil keputusan UI memikirkan untuk memasukkan mata kuliah Wirausaha ke semua jurusan atau fakultas sehingga semua mahasiswa punya modal utama ketika mereka ingin wirausaha yaitu soft skills. Orang bisa wirausaha atau tidak bukan masalah mendapatkan kucuran uang atau tidak tapi apakah mereka berani melakukan atau tidak.

Berani bukan nekat, wirausaha bukanlah sebuah gelanggang judi. Disinilah 3 aspek tri dharma itu akan terpakai dalam satu wadah. Mereka akan mencari tahu kewirausahaan apa yang tepat untuk mereka (KEILMUAN), bagaimana membuat kewirausahaan itu berhasil (PENELITIAN), dan ketika itu berjalan berapa orang di sekitar yang terbantu dengan usaha yang mereka lakukan (PENGABDIAN MASYARAKAT).

Saya melihat KEWIRAUSAHAAN penting untuk dimasukkan ke semua jurusan untuk memberi pencerahan, bahwa hidup setelah kuliah tidak melulu berakhir menjadi pegawai. Mereka bisa membuat usaha sendiri atau menjadi pekerja lepas. Dengan adanya mata kuliah ini mereka bisa mendapatkan inspirasi untuk berani berdiri di kaki sendiri sekaligus mematahkan stigma bahwa wirausaha harus memiliki pengalaman kerja bertahun-tahun dulu. Tentunya mata kuliah ini perlu pengajar dan fasilitator yang bukan cuma memahami seluk beluk wirausaha tapi juga menjalaninya. Penyampai materi haruslah praktisi sehingga mereka tahu persis apa yang sedang mereka bicarakan.

Apakah keinginan saya ini hanyalah khayalan ? Bisa jadi. Ini menyangkut birokrasi, ini menyangkut pola pikir. Tidak mudah membuat sesuatu yang baru di lingkungan akademik karena itu menyangkut berbagai kepentingan yang perlu diperhatikan. Yah setidaknya saya sudah menulis apa yang ada di kepala saya. Setahu saya, saat ini UI sudah memiliki inkubator bisnis. Tentunya ini tidak bisa menggapai banyak mahasiswa yang ada karena hanya segelintir orang yang bisa menjalani pendampingan inkubator bisnis tersebut. Kewirausahaan perlu dibuat lebih besar lagi. Mungkin tidak semua mahasiswa akan tergerak untuk terus melanjutkan wirausaha setelah mata kuliah itu selesai. Namun setidaknya mereka mendapatkan pencerahan tentang sebuah alternatif pilihan yang mungkin nanti mereka bisa ambil ketika usia pensiun, PHK, atau mungkin ingin berpetualang menjalani hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s