set perawatan muka yang ada di rak kamar mandi

Seputar Muka dan Tubuh : GlamGlow, Mineral Botanica dan kroni-kroninya

Saya ini sebenarnya baru fokus rawat muka ya sekarang-sekarang ini. Bukan karena sudah kepala 3 tapi karena ga lebih dan ga kurang karena ekonomi mulai stabil (baca: ga mikirin utang melulu gicu). Nah mari saya perkenalkan satu per satu dari produk yang paling lama saya gunakan :

  1. Lactacyd. Dulu saya tidak pernah mau pakai lactacyd. Buat apa? sampai kemudian saya melewati masa bertahun-tahun mengendarai motor berjam-jam jauh sebelum booming GoJek. Saya sempat keputihan terus sejak itu saya setia pakai lactacyd. Saya setahun ini beli yang hijau semata-mata karena suka warna hijaunya hahaha. ga lebih ga kurang. Kapok coba merek lain karena antara terlalu cair atau harganya lebih mahal dari Lactacyd.
  2. Selsun Herbal. Ga muka gak kulit kepala semua berminyak. Sehingga rambut saya gampang berketombe. Saya sudah mencoba Tresemme, Lifebuoy, Pantene semuanya tidak memuaskan. Saya sendiri tidak mau mencoba Clear karena malah jadi kering sekali di kepala. Akhirnya atas saran toko langganan di ITC, saya pun memakai Selsun yang Gold dan yang hijau ini. Saya jelas lebih suka yang hijau karena warnanya. hahaha. Namun saya tetap selang-seling dengan yang Gold.
  3. Paket Krim Muka Tante Vivi. Nah ini saya beli dari teman di gereja. Isinya apa memang tidak tertera yang jelas cocok dan muka saya langsung berkurang flek-flek hitamnya. Sabunnya sebenarnya ada cuma karena sudah tipis jadi tidak layak foto (sampo dan sabun lactacydnya sih juga sudah keliatan dekil, tapi itu kan tandanya sering dipakai, bukan sekedar ulasan berbayar di blog ya nggak?)
  4. Sabun Muka Neutrogena. Ini saya pakai kalau setelah menggunakan makeup karena jadi lebih bersih. Paling dua kali cuci semua sisa make up sudah terangkat. Suka banget produk ini karena gratisan kalau disuruh beli sendiri kayanya balik ke Viva susu pembersih dan penyegar deh hehehe.
  5. Serum Mineral Botanica (Rp. 29.900). Saya baru membelinya awal minggu ini bersama peeling creamnya. Saya pakai sebelum krim siang. Rasanya seperti memakai pelembap sih. Soal efeknya mungkin belum bisa dilihat. lagian kan karena di saat bersamaan saya memakai produk lain jadi susah melihat efektivitas produk ini. dari segi harga cukup menarik untuk dipertahankan selama konsisten wanginya tidak mencolok. Saya selalu curiga dengan produk kosmetik yang harumnya terlalu terasa.

    mineral botanica serum
    mineral botanica serum
  6. Peeling Cream Mineral Botanica (Rp. 74.900). Peeling cream ini sebenarnya berasa pakai masker. Dioles, tunggu kering lalu gosok. Jadinya lembut memang apalagi ditambah serum terus krim. Kayanya ini muka ada lapisan penjaganya. lembap banget. Kasian kalau ada lalat hinggap bisa kepleset 😦 Apakah saya akan kembali beli ? Belum diputuskan.

    mineral botanica peeling cream
    mineral botanica peeling cream
  7. GlamGlow (Rp.220.000 per tube). Kenapa ya saya sebagai orang yang katam marketing kena jebakan marketing ? Well memang ga sering-sering sih cuma beberapa kali ya kena juga akibat kurang mencari secara mendalam. Saya sebenarnya sudah curiga dengan copy writing nya plus beberapa ulasan beauty blogger yang bisa saya tarik benang merah key messagenya. Ketika saya mencoba menggunakannya ada rasa menggelitik di muka. Saya merasa pernah mengalami ini sebelumnya.

Saya baru ingat masker GlamGlow ini sama dengan masker yang pernah diaplikasikan ke muka saya di klinik muka Cantik ketika saya di Pasar Minggu. Kalau di klinik lebih perih yang ini tidak seberapa perih dan sama-sama tidak boleh facial yang konvensional (yang dipencet-pencet). Sepanjang penggunaan saya berpikir masker glamglow ini mirip sekali dengan masker laut mati Ahava. Wuahahaha di suatu masa di tahun 1999 saya memang pernah diberikan dompet kulit dari Italia dan 1 produk masker laut mati Ahava. ahahaha. Rejeki anak sholehah *benerin celana dalem nyelempit*

GlamGlow tube YouthMud & PowerMud
GlamGlow tube YouthMud & PowerMud

Setelah penggunaan 3x saya melihat muka saya bruntusan. Dulu di klinik juga begini sih jadi saya tidak panik. Saya pun iseng mencari efek samping GlamGlow terutama setelah saya melihat seorang blogger men-tweet soal GlamGlow yang dia jual kembali karena hamil. Saya paham jika para ibu hamil menolak menggunakan produk kosmetik tertentu. Namun saya jadi mikir, kalau GlamGlow sampai dilepas berarti cukup keras dong. Jrenng ini penemuan saya. Ternyata orang ini berpikir hal yang sama soal AHAVA. Sebagai orang hemat, saya sih akan menghabiskan produk ini sampai habis. Saya baru memikirkan produk penggantinya nanti karena saya selalu ingat pesan teman saya yang sedang riset tak jemu-jemu di dunia medis

semakin sebuah obat itu bisa memberikan hasil cepat maka semakin besar efek sampingnya‘ – dr. Anggi Gayatri *ga tahu singkatan spesialisnya*

Baiklah sekian ulasan saya dari atas kepala sampai ujung kaki. Untuk body lotion saya masih rutin memakai Bali Ratih rasa strawberry dan sabun mandi Lifebuoy warna biru muda ahahaha.

set perawatan muka yang ada di rak kamar mandi
set perawatan muka yang ada di rak kamar mandi

4 thoughts on “Seputar Muka dan Tubuh : GlamGlow, Mineral Botanica dan kroni-kroninya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s