babak pilihan

Melukis Alis dibawah 50 ribu

Akhir-akhir ini saya perhatikan orang menjadi lebih peduli dalam hal menata alis. Memang di tahun 2014-2015 beberapa orang di Twitter & Instagram menata alis mereka menjadi lebih mirip alis Sinchan. Maksud hati tebal, tapi buat saya malah seperti ulat bulu berbaris.

Memang pembahasan soal alis, membuat banyak beauty blogger membahas Anastasia Beverly Hills pomade ataupun versi yang lebih murahnya (NYX misalnya). Namun dari pantauan saya memang harga yang ditawarkan masih di atas 100 ribu. Nah akibatnya yang saya lihat di lapangan adalah SPG-SPG ITC yang mencoba kreatif dan menghasilkan alis ulat bulu tersebut.

Saya sendiri juga masih melihat orang-orang yang setia dengan membentuk alis menggunakan pensil dengan gaya standar, ada juga yang sepertinya paket internet hp terbatas (berakibat kurang gawul perkembangan gambar alis abad 21 gitu cynn) untuk BBM/Whatsapp mengakibatkan bentukan alisnya seperti alm Bu Tien (googling her pics and you will understand what I mean)

Akhirnya saya mundur ke beberapa tahun belakang ketika ABH belum segitunya dibahas di blog. Saya ingat ketika Juni 2010 saya sakit dan cuma menghabiskan waktu melihat tutorial youtube Sarah Victor. Saat itu Sarah Victor masih merintis sebagai MUA dan belum menggunakan ABH untuk membentuk alis.

Tahap 1 sebenarnya membingkai dengan pensil alis. Saya pakai Viva. Ini ya memang perlu berlatih antara menemukan pangkal, titik puncak, dan ujung mata. Ini juga jadi ajang koreksi kalau memang alisnya tidak tertib. Latihan dan pakai perasaan. Sama seperti mencari titik erotis demi self-service *eeaa minta diblok internet sehat nih*

bingkai aliss

Tahap 2 ya diisi. Isi aja pakai eye shadow coklat satuan. Kalau ini LT PRO Coklat. Dulu saya beli atas saran teman saya Mira untuk contouring. (sekarang saya contouring cuma pakai foundation make over warna paling gelap). Nah supaya pekat dan tidak bertaburan (kelemahan eye shadow Indonesia itu menempel tapi ketika diaplikasikan sering bertaburan), saya kasi aja serum Mineral Botanica. Produk ini sebenarnya setara dengan serum dari Make Over Indonesia. hehehe. Jadi saya beli dobel deh. Sekalipun klaim Mineral Botanica ini serum ini bagian dari rangkaian untuk mencerahkan, saya melihatnya ini cuma untuk melembabkan deh. Ga lebih ga kurang. Jadi daripada ngganggur, saya pakai untuk melembabkan eye shadow tersebut. Pengganti serum ini bisa apa aja koq. Aduk-aduk aja lah isi kotak make up yang ada. Jangan dikit-dikit beli. kalau perlu pakai saja air matang. Kalau aplikator itu ya perlu dibeli. Murah koq.

Ketika mengisi ini saya sebenarnya penasaran bagaimana hasilnya kalau saya buat gradasi warna dari hitam ke coklat gelap cuma karena belum punya eye shadow hitam jadi rencana itu ditunda dulu sampai waktu yang tidak ditentukan.

Tahap berikut adalah Babak pilihan. Boleh dilakukan boleh tidak. Memberikan mascara kepada rambut alis yang ada. Lagi-lagi saya tidak memakai mascara khusus alis. Cuma mascara yang sudah menjelang habis. Sisa-sisanya masih cukup untuk mempertegas rambut alis.

Pensil alis masih 30 ribuan kan? Eye shadow LT Pro juga ga semahal itu lah kalau beli di toko makeup seperti di ITC (ketahuan lupa harga seperti biasa) dan aplikator itu paling mahal 29 ribu di Matahari. Hasilnya ya lebih paripurna (buat gw loh ye) dan lebih hidup dibanding cuma mengandalkan pensil biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s