belum tahu mau isi apa

Dokter-Dokteran Online

Sebelum saya, ada Ario  yang telah menuliskan soal aplikasi penyedia jasa kesehatan tapi dari sudut pandang jasa tenaga kesehatan di Kompas Klass. Saya jadi iseng mencoba toh sekalian memang saya mengunduh beberapa aplikasi apotik online

Saya bisa paham jika Ario tertarik membahas soal aplikasi seperti ini karena ketika Ario dan pasangannya ingin memperoleh anak, mereka sendiri lebih bertanya-tanya ke sana ke sini dan akhirnya sreg dengan dokter yang digunakan Alodita. Jadi dia merasa perlu membahas aplikasi dokter dengan harapan urusan pencarian dokter bisa lebih mudah. Jika anda merasa asing dengan nama-nama mereka, saya bisa paham karena mereka lebih dikenal selebtwit dan selebgram . Di luar dua dunia itu, ya mereka manusia biasa saja yang tak lupa nikmatnya nasi kapau dimakan panas-panas. (sengaja soal Ario dan Alodita ini tidak saya buatkan tautan ke artikel mereka masing-masing ya. Silakan googling sendiri).

artikel ario untuk Kompas Klassika
artikel ario untuk Kompas Klass. Ario ini sempat terpampang di IG DiStro (jangan bilang lu ga tahu siapa itu distro) dalam rangka #PertemananSehat loh

Selain Ario juga ada dokter Tiwi yang rutin merekomendasikan udoctor.co.id yang hanya ada websitenya tanpa aplikasi. Karena hanya web tanpa aplikasi, udoctor ini tidak saya bahas ya. Gak kenal dokter Tiwi? Berarti lagi-lagi anda juga kurang main medsos burung. Dokter Tiwi heits di media sosial tersebut selain juga antrian pasien yang mengular di kliniknya. Dokter Tiwi saat ini juga sudah merambah ke media sosial IG.

Yup darla, you can work professionally and leave your personal life behind. However without your existence in social media, you are nothing. Hard to chew, but nowadays you need to be your own PR manager/Marketing Manager/Branding Consultant beside being profesional in any kind of work you really love to do. -Vivi-

Jadilah karena Ario yang teman SDnya Distro, saya mencoba aplikasi ini :

  1. KlikDokter (aplikasi ini saya coba karena aplikasi ini disebut Ario dalam artikelnya)
  2. Practo (ini juga aplikasi yang disebutkan Ario)
  3. Kalbe (iseng mau tahu saja)

Soal apa itu KlikDokter dan Practo silakan baca langsung artikel di atas ya. Justru saya tidak bisa menemukan satu aplikasi lagi di Google Play yang disebutkan Ario. Mari kita mulai dengan KlikDokter ya.

Siapa sih PT. Karsa Lintas Buwana? Bagusnya mereka belum buat website dan bagian PR nya belum jalan jadi saya bisa mencari senyata-nyatanya mereka di dunia maya. Maklum mereka adalah anak perusahaan dari PT.Kalbe Farma untuk divisi agensi dan penjualan. Jadi kalau ga mikir target ya mikir jualan.

Memang kelihatan sih kelakuannya KlikDokter ini ala sales. hard selling. Belum apa-apa sudah cari pengiklan dengan munculnya banner Lazada dan Gojek. Bisa dilihat itu ada tulisan Bipolar ya? ceritanya (MUNGKIN) untuk menarik minat pengguna, Klikdokter memajang tes Bipolar mungkin seiring merebaknya kasus Jessica-Mirna. KlikDokter lupa untuk urusan kode etik. Pembuatan untuk mengukur apakah saya Bipolar atau tidak, bukan seremeh-temeh yang disajikan klikDokter.

Saya adalah orang yang belajar Psikologi dengan penuh penghayatan (bukan ala ex-pramugari yang belajar psikologi lalu jadi nara sumber TvOne) plus saya pernah memegang secara khusus murid remaja dengan kasus Bipolar selama setahun. Serius deh KlikDokter, tes yang anda buat sampah. Untuk orang awam, anda bisa membuat penyesatan seperti perihal LGBT bisa disembuhkan yang sudah sebulan ini amburadul penjabaran beritanya oleh pakar dadakan dan portal berita pencari bait.

Iseng dari KlikDokter boleh berlanjut ke aplikasi Kalbe Farma dong ?

Ternyata aplikasi ini modelnya : yang-penting-launch-aja dulu karena bujursangkar warna-warni yang ada belum berisi apa. Pendaftar pun hanya yang memiliki anggota Ikatan Dokter Indonesia. Tentu jika saya ingin mengksplorasi lebih dalam saya harus merayu teman SMA untuk pinjam ID IDI sementara teman saya tersebut sedang persiapan riset lanjutan Malaria untuk program Doktornya di Thailand.. saya koq takut dilempar boneka Snoopynya..

Sudah cukuplah kekesalan saya akan KlikDokter dengan kesotoyannya akan Bipolar. Terus bagaimana pencarian dokter menggunakan KlikDokter ini? Untuk mencari dokter gigi umum baik di DKI maupun Jawa Barat hasilnya NOL. Oh mungkin aplikasinya perlu diinstal ulang, mungkin sinyalnya kurang kencang, mungkin HP nya bapuk. Hewlowwww gw orang awam cynn. Kalau situ buat aplikasi pikirinlah bagaimana caranya aplikasi itu terlihat profesional sebelum naik tayang di Kompas. Aplikasi anda tayang di Kompas Klass yang mana kontributornya diseleksi ketat dengan syarat jam terbang di bidangnya yang tinggi. Dengan media exposure sebesar itu lalu hasilnya cuma cikiprik, anda membuang energi dan jerih payah orang-orang yang membuat aplikasi tersebut. Ini sama seperti membangun rumah dengan bahan bangunan berkualitas, rusak sebelanga dengan penggunaan cat kiloan untuk tembok dan stiker wallpaper grosiran Asemka. Lalu cepret anda foto dan masukkan ke Instagram. Banyak yang nge-like, lalu niat berkunjung, tapi akhirnya ga ada yang mempromosikan ulang karena tidak seperti yang terlihat dipromosikan media.

Lanjut ke Practo yang asli dari India. Bukan aplikasi-karya-anak-bangsa-yang-akhirnya-menyerah-ambil-developer-dari-India. Awalnya masuk ke Practo sempat mengalami masalah registrasi nomer HP 2x. Begitu saya pencet back akhirnya bisa pilih Practo Indonesia. Tidak India. Saya iseng mencari dokter gigi yang mana ini adalah tindakan mustahil di dunia nyata. Mengapa? data lengkap dengan foto seluruh gigi saya ada di Rumah Sakit Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia dengan biaya murah meriah ala dokter koas. Mungkin ini ya kelemahan dunia kesehatan Indonesia. Andai saja data rekam medik termasuk hasil rontgen gigi saya bisa diakses secara mudah melalui dunia maya, saya mungkin bisa memilih untuk lanjut pemeriksaan ke dokter gigi terdekat. Kenyataannya saya harus kembali ke Salemba *lalu berkhayal bubur ayam Cikini sebagai pelipur lara* (niat mulia saya tentang pengalaman ke RSKFGUI ini sudah tertunda 1,5 tahun >.<).

Di Practo, pilihan dokter gigi sudah cukup banyak dibanding dokter kulit. Setelah melihat tarif harga tombol selanjutnya adalah ‘CALL’ ya e lah. Ini sih lebih mirip Yellow Pages ya cynn. Saya pikir akan seperti Agoda yang bisa booking lalu tinggal datang sesuai jam yang dipilih. Namun kalau dari komentar-komentar yang dari India, saya asumsikan Practo memang sudah bisa booking via apps untuk di India (Mumbai khususnya) sementara Indonesia masih butuh tenaga, daya, dan air mata untuk membuat aplikasi ini se-heits di India

Yah begitulah soal Practo dan KlikDokter.

Jadi bagaimana menurut pemirsa?

atau masih penasaran dengan dokter yang diceritakan di atas ? dr.Devindran dari klinik LohGuanLye?

Akhir kata, gara-gara aplikasi ini, saya jadi melakukan perjalanan ke aplikasi kesehatan lainnya. Saya belum apa-apa sudah bingung mesti yang mana. Ulasannya kapan-kapan ya.

harus yang mana?
harus yang mana?

2 thoughts on “Dokter-Dokteran Online

  1. Baru tau ada aplikasi dokter ini, tapi kayak nya masih kurang sreg kalo ngak bertatap muka langsung hehehe

    Jadi kapan kita makan bubur ayam ??? mending sate padang nya aja yuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s