Perang Melawan Kutu! Kampret!

Dua minggu terakhir ini konsentrasi saya menuntaskan pilek di kalangan penghuni rumah kucing terpecah karena kutu. Dua binatang parasit yang saya selalu terganggu dengan kehadirannya adalah : cacing dan kutu. Untuk kali ini serangannya datang dari kutu.

Wajar memang dengan kondisi lembap begini kutu kembali menyambangi anjing. Namun saya sulit bernegosiasi dengan kutu sama seperti saya sulit menerima kenyataan bahwa badan saya membengkak. Kesalahan saya adalah terlalu menggampangkan ketika bayi-bayi kutu itu nongol. Saya pikir dengan membuang satu per satu akan hilang. Kenyataannya tidak. Kutu semakin menjadi.

image
kutu Pippo diambil secara manual

Sebelum ke Jogja, kutu sudah menyebar ke seluruh tubuh kedua anjing saya Goofy dan Pippo. Kutu yang tadinya kecil berubah wujud menjadi sebesar biji kacang tanah. Foto di bawah ini memang goyang. Namun bisa dilihat perbandingannya dengan jari saya.

image

Saya sudah mencoba mandi kutu hari Selasa 24 Februari 2016 tapi saya tidak cukup terampil menggosok shampo sampai ke kulit karena memang Goofy dan Pippo berbulu tebal.

Akhirnya satu hari sebelum ke Jogja kami ke klinik Riberi untuk suntik kutu. Saya ingat itu adalah hari Kamis, 26 Feb 2016. Kami di sini maksudnya : saya tukang ojeknya, Goofy duduk di depan, dan Pippo di dalam keranjang rio.

image
Princess Pippo Got Shot

Sepulang saya dari Jogja, Senin 1 Maret 2016, saya menemukan memang kutu-kutu masih berkeliaran tapi tidak ada yang menggendut. Setelah lima hari dari jadwal suntik alias Rabu 3 Maret saya mencukur semua bulu Goofy dan Pippo supaya saya bisa memandikan mereka dengan shampo kutu. Hasil cukuran saya memang amburadul tapi setidaknya saya melihat kenyataan secara gamblang :

image

Karena saya bukan ahli, saya memotong bulu ini secara bertahap. Menjelang siang saya baru ingat Pippo ada demodex di muka dan biasanya suka parah kalau ada kutu. Saya cukur dan gunting dengan gunting rambut lalu saya menemukan :

image
kampret banget lu ngumpet di situ

Saya langsung mencabuti ke lantai lalu membiarkan mereka mati tenggelam di kolam wipol :

image

Ketika itu saya belum tahu bahwa setelah suntik lebih praktis jika anjing dipasangi kalung yang bisa dibeli di Ace Hardware atau Pet Shop. Jadi kutu-kutu ini sebenarnya adalah kutu-kutu yang baru saja naik dan mencoba peruntungan mereka di tubuh Pippo dan Goofy.

Akhirnya hari yang ditunggu tiba. Selasa 8 Maret Pippo dan Goofy kembali disuntik. Sampai hari kamis saya masih melihat kutu yang ngumpet di kuping Pippo dan Goofy. Sementara hari ini jauh lebih bersih. Saya tinggal cari waktu ke Ace / Pet shop untuk pasang kalung anti kutu bagi Goofy dan Pippo karena saya tidak mau kutu-kutu yang masih berkeliaran di alam bebas mencoba lagi merambati mereka 🙂

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s