img_20160513_194509.jpg

Ada di Mana Mie Aceh terbaik di Depok?

Ketika saya masih tinggal di Pasar Minggu, Mie Aceh yang saya tahu ya di Tanjung Barat atau Bang Jaly yang ada di Blok M Mall-Terminal. Namun karena saya pindah ke Depok sejak 5 tahun yang lalu. Saya pun menyesuaikan perputaran hidup saya hanya di sekitaran Depok. Tadinya saya pikir Mie Aceh di Margonda yang si ibu pemilik selalu jutek itu sudah enak, ternyata ada yang lebih enak di dekat Pasar Kemir Muka.

Posisi Mie Aceh Bang Har (Nyohoka) ini di Jalan Arief Rahman Hakim di bawah jalan layang. Jika dari arah Nusantara posisi sudah di kiri jalan, jangan naik jalan layang, ambil jalan kecil (muat 1 mobil dan memang jalan 1 arah) yang mengarah ke Stasiun Depok Baru/ Pasar Kemiri Muka. Begitu mencoba Bang Har, rasanya Mie Aceh yang lain sudah disesuaikan lidah Jawa haha. Bang Har ini bumbunya kerasa sekali, kalau kebetulan dapat tempat duduk dekat area memasak, bisa dipastikan bersin-bersin ketika bumbu ditumis. Saya sejujurnya tidak tahu bumbu apa yang digunakan.Yang jelas ada pedas yang dihasilkan oleh lada dan selalu membuat saya diare setelah makan. Koq ga kapok? Karena enak ahahaha. Padahal setiap kali pesan saya selalu minta tidak pedas tapi tetap saja saya selalu berakhir murus.

img_20160513_194509.jpg

Nah yang asyik dari Mie Aceh Bang Har ini adalah mengamati bagaimana koki begitu berambisi mengaduk mie dan memastikan bumbunya merata. Setara dengan melihat ibu-ibu di pesisir Pantura yang masih mempertahankan pembuatan jenang di wajan raksasa secara bergiliran. Nah seperti itu: penuh semangat.

Memang kelemahan Mie Aceh Bang Har ini keterbatasan pilihan minuman dan ventilasi ruangan. Penataan meja bisa dibuat lebih muat banyak, sayangnya tidak dibuat beberapa exhaust fan sehingga ruangan lebih nyaman (tidak pengap). Nah soal minuman, semua orang yang mengelola jualan makanan, untung terbesar dari penjualan minuman. Sayangnya Bang Har belum ada kerjasama dengan pihak lain untuk mengadakan kopi atau teh tarik khas Aceh.

Saya sendiri ketika menemani Ramot service Bajaj di Karunia Motor Jl. Jagakarsa depan Kecapi menemukan penjual kopi dan teh tarik enak. Dibuat oleh orang Aceh asli yang kebetulan sambi berjualan beras di situ. Saya dan Ramot sebenarnya terpikir andai saja si tukang kopi ini bisa berkolaborai dengan Bang Har (Nyohoka)

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s