urus-stnk-depok

Urus PAJAK STNK yang Ganti Alamat

Saya selalu bilang ke teman-teman, di Indonesia jangan sampai berurusan dengan Pengadilan dan Rumah Sakit. Bisa bikin KanKer alias Kantung Kering. Eh ternyata berurusan sama pajak kendaraan juga masih sama Jendral!! Memang perpanjangan STNK sudah menjadi lebih mudah dengan dibukanya Bis STNK seperti di Taman Makam Kalibata atau ITC Depok. Namun menjadi rumit ketika ada kasus khusus yang saya yakin banyak juga yang mengalami hal ini:

perpanjang STNK yang BPKB ASLI masih di LEASING dengan kondisi PERUBAHAN ALAMAT karena KTP PINDAH ALAMAT.

Jumat, 4 November 2016 : Urus Perpanjangan STNK ke ITC Depok

Beginilah perjalanan saya yang mengurus perpanjangan STNK tersebut. Jumat, ketika orang Jakarta cukup tegang dengan situasi 411, saya meluncur ke Mandiri Tunas Finance di D’Mall Depok untuk mengurus surat pengantar BPKB dengan membayar biaya administrasi sebesar 20 ribu. Saya langsung meluncur ke ITC DEPOK karena saya pikir bisa perpanjang di sana. TERNYATA TIDAK BISA PEMIRSA karena ALAMAT KTP BERUBAH SEHINGGA berbeda dari STNK. Saya disarankan oleh bapak petugas agar ke Samsat Cinere karena berdasar KTP, pembayaran pajak kendaraan tersebut perlu dilakukan di Samsat Cinere. Oh ya ketika di ITC ini saya sudah fotokopi semua kelengkapan formulir dengan membayar 5000 rupiah sudah termasuk map.

Sabtu, 5 November 2016 : Urus Perpanjangan STNK ke Samsat Cinere

Sabtu, 5 Nov saya pun meluncur ke Samsat Cinere loket Progresif untuk mengurus perubahan alamat dan bayar pajak mobil di sana. NAMUN tidak bisa karena menurut petugas loket PAJAK PROGRESIF, saya harusnya mengurus ke Samsat Depok. Menurut petugas, yang berhak untuk mengubah data STNK adalah Samsat Depok bukan Samsat Cinere.

Senin, 7 November 2016 : Urus Perpanjangan STNK ke Samsat Depok

Senin, 6 Nov pagi-pagi saya langsung meluncur ke Samsat Depok di dekat Taman Merdeka. Di sini saya baru diberitahu petugas informasi bahwa untuk perpanjang STNK dengan perubahan alamat ada dua syarat lain yang perlu dilengkapi selain STNK lama dan KTP ASLI. Begitu loket PERUBAHAN ALAMAT dibuka, saya pun segera kembali meletakkan map. Ternyata menurut petugas, saya harus kembali ke Samsat Cinere. Tidak bisa urus di Samsat Depok. Mengapa? Sebab KTP tersebut berada di wilayah Samsat Cinere. Saya pun menjelaskan bahwa saya sudah ke Samsat Cinere dan saya malah disuruh ke Samsat Depok. Petugas kemudian menyuruh saya untuk ke lantai 2 Loket PERUBAHAN ALAMAT bukan loket PAJAK PROGRESIF. Syarat lain yg perlu dipenuhi selain map yg sudah disiapkan di ITC?

  1. Cek mesin (alias saya harus bawa Pickup)
  2. BPKB ASLI. (lah kan masih di Leasing? gimana dong?)

Senin, 7 November 2016 : Urus Perpanjangan STNK ke Tunas Mandiri Finance

Dengan gontai, saya kembali ke Tunas Mandiri Finance DMall. Tentu saja tidak bisa BPKB diberikan jika belum lunas. Jadi? ditawarkan petugas untuk menggunakan jasa agen rekanan mereka. Berapa biayanya? satu juta rupiah. Lebih mahal sedikit daripada Jaket Bomber Jokowi. Sakitnya tuh di dompet pemirsa. Biaya hidup yg tak terduga kaya gini yang menyiksa hidup Jendral!!

Lalu apa yg bisa saya lakukan? Ya pasrah pakai biro jasa yang ditawarkan Tunas Mandiri Finance tentu saja. Kan BPKB di mereka. Mau sampai Tahun Baru Unta juga ga akan bisa saya urus sendiri kan kalau BPKB Asli di mereka? Kalau saya ngotot untuk jalur resmi, maka saya harus :

  1. Mengorbankan waktu saya dan partner untuk menyupiri saya ke Samsat Cinere untuk cek mesin
  2. Belum tentu saya dapat menyelesaikan urusan di Samsat Cinere karena perubahan alamat menuntut saya menunjukkan BPKB Asli padahal mobil itu masih cicil ke Tunas Mandiri Finance
urus-stnk-depok
Indonesia memang Hebat kalau urusan Birokrasi!

Kesimpulannya apa? Jangan pindah alamat kalau masih cicil mobil supaya ga apes bayar stnk? Jangan beli mobil kalau ngeluh soal pajak? Entah lah. Mau ga mau tentu saya memilih menggunakan jasa dari Tunas Mandiri Finance. Saya perlu menunggu waktu 1 bulan dan saya perlu menandatangani surat bersedia menanggung seluruh biaya termasuk denda yang ditimbulkan akibat dari proses pengurusan kewajiban terkait STNK maupun BPKB.

Pihak Tunas Mandiri Finance sendiri melepas semua fotokopian yang sudah saya buat di ITC dan mengembalikan kepada saya surat pengantar dari Tunas Mandiri Finance. Artinya saya sudah mubazir 25.000. Petugas hanya mengambil KTP Asli dan STNK Asli. Saya juga sudah rugi waktu dan ketegangan karena ke setiap titik tersebut saya selalu bawa uang tunai untuk bayar pajak (ya kalau sampai berurusan dengan pemerintah bisa bayar dengan EDC itu kan mukjizat dan tanda-tanda akhir zaman ya kan)

urus-stnk-ubah-alamat
surat keterangan kalau ditanya Pak Polisi STNK ke mana

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s