Cek Toko Sebelah @ernestprakasa

Saya sejujurnya jarang pergi ke Bioskop. Film yang saya tonton terakhir mungkin My Stupid Boss. Nah karena ini pertama kali saya mau menonton hasil karya seorang komedian menjadi sutradara, saya pun berjanji pada diri sendiri untuk tidak terlalu membanding2kan dengan My Stupid Boss.

Film tentang keluarga dan dengan latar cerita yang sederhana membuat film ini mengkombinasikan tawa dan air mata. Ernest dan Meira seperti menuliskan kisah hidup mereka sendiri ketika menggambarkan Mbak Ayu dan Ko Yohan. Hal ini sebenarnya nyata koq. Boleh aja satu iman, tapi bisa batal pernikahan cuma karena beda pendapat soal gereja tempat pemberkatan (ealah larinya curhat).

Penggambaran toko kelontong yang dikelola sederhana, adik yang sukses dan kakak yang pontang panting, berjudi dan berdoa diceritakan secara menggelitik. Bahwa untuk membangun kekuatan cerita ada beberapa kekurangan sepertinya cukup terobati dengan detail menarik yang bisa bikin senyum-senyum sendiri.

Selamat terinspirasi 😉 Ingat jangan berharap banyak supaya tidak kecewa banyak 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s