Hura-hura di Penghujung 2017

Akhir tahun dan menyadari bahwa akhir tahun ini istimewa sibuknya, maka saya merasa perlu menghujani diri dengan hiburan-hiburan duniawi. Dengan seksama saya asyik memilihkan hadiah untuk saya sendiri di beberapa pasar daring

belanja des

  1. Lip Remedies dari EVT beli langsung dari websitenya karena lagi ada diskon. Seperti Avo Skin, produk ini dari Jogja. Yah entah itu Jogja beneran atau pinggiran Jogja (baca Klaten dan sekitarnya). Salut ya bahwa sekarang banyak produsen lokal yang dibuat oleh generasi muda dan membuat sesuatu yang menarik becak dengan pomo sederhana di media sosial. Seumur hidup saya tidak pernah berpikir untuk peduli dengan kelembapan bibir bla bla bla cuma sebagai orang yang bergelut dengan Marketing Media Sosial dan kedisiplinan penulisan promosi, saya kepincut juga. Oh nggak, saya ga jatuh cinta sama tulisan kalian para (mengaku sebagai) beauty blogger. Tulisan kalian terlalu sistematis produksi berita pers dari tim PR yang ada di belakang layar. Lip Balm nya sih nyaman di bibir ga berasa berat gitu ya. Cocok untuk pemula seperti saya ini. Begitu juga lip scrubnya. Apakah terus bibir saya berasa kenyal? Ya masalahnya bibir saya ga pernah kering kerontang. Cuma lumayan membantu merontokkan bagian bibir yang kering. Jadi 2 benda ini saya pakai sebagai perawatan bibir saja. Biar menjalani usia kepala 3 dengan lebih paripurna. Hahaha. Nah Lip removernya ini beneran memudahkan untuk menghilangkan lipstik metalik saya tanpa menderita.
  2. Urban Lips Cathy Sharon Mega. Tuhan dan setan tahu betapa saya menyukai lipstik metalik. Rasanya saya mau stok untuk sepuluh tahun ke depan antisipasi warna ini tidak lagi diminati.
  3. Sama seperti Lip Balm, sejak kapan saya peduli dengan body lotion? Ini semua gara-gara 2 tahun yang lalu saya dapat kado Natal dari teman Ramot. Saya pun jadi merasa perlu membeli ukuran mini Christmas Edition supaya saya bisa bawa ke mana-mana. Lumayanlah sambil nunggu mas-mas JNE menyiapkan resi
  4. Lalu terakhir dompet rajut produksi teman kuliah saya Elsa. Kebetulan memang dompet resi tidak bisa dipakai lagi karena digigit Dexter. Jadi pas teman kuliah menawarkan produknya ya pucuk dicinta ulam tiba. Segala resi bisa nyebur ke situ (Bersama beberapa benda lain haha) belanja des lagi
  5. Soal parfum. Tentu lebih murah meriah beli kecil daripada botol ori besar kan
  6. Nah pas saya nulis ini tahu-tahu paket yang saya beli sampai. Iseng bangat coba ini memang Haha. Beli di Mira 100 ribu.. Mira dan Elsa sama-sama iseng merintis jualan dan dua produknya saya beli. Ya iya lah kalau ada teman mulai usaha itu ya dibeli sebagai bentuk dukung dalam dana bukan cuma dukung dalam doa (itu niru kata-kata alm Bapakku sih)mane
  7. Etude Zero Sebum ini ga beli sih. Nyempil aja. Untuk menunjukkan manfaat Lipstik Sekar di wajah. Haha. Oh ya Etude ini bedak tabur. Jadi fungsinya untuk tahap akhir dari alas bedak ataupun dipakai sehari-hari, sebenarnya setara ya dengan Bedak Marcks. Cuma kalau Marcks itu suka menciptakan retakan halus ketika keringat mengucur, nah Etude ini tidak. Marcks sebenarnya meluncurkan ukuran mungil seperti Etude ini. Cuma Etude menarik becak euy. Haha bukan karena dapat gratis dari teman saya Tantri loh ya
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s