Mengapa Takut Pakai Lipstik Metalik?

Sebagai pengamat kelas ikan sampah (oh ini saya baru tahu dari Ramot; ada ikan namanya ikan sampah), saya sering geli dengan pengulas lipstik di Instagram yang merasa perlu menambah penjelasan mereka bahwa : lipstik ini masih aman untuk dipakai keluar. Lah terus lipstik itu dipakai kapan? Pas mesum?

Saya terlahir untuk melawan arus, maka saya senang menjalani arah yang berlawanan. Kepuasan batin aja. Termasuk ketika perempuan asyik beternak lipstik warna aman (baca : nude), saya pakai saja warna metalik walaupun cuma sekedar pergi ke JnT. Sebenarnya suami saya kadang suka mengelus dada dengan kecenderungan tabrak warna tapi dia memilih diam karena selain tabrak warna saya juga cenderung mengingat hal yang tak perlu seperti : oh-lu-protes-pilihan-warna-gw-bukannya-situ-dulu-bangga-dgn-sandal-buaya?

Jadi saya memiliki 3 lipstik cair warna metalik yang saya rutin pakai bergantian :

  1. Mineral Botanica Electric Blue. Tongkat dan pemulasnya berasa kepanjangan. Ada bau vanila dan agak lengket. Dibersihkannya perlu tekun
  2. Ofra Santorini kesayangan
  3. Urban Lips Cathy Sharon Mega. Kualitas setara Ofra,

Sebenarnya lipstik dan apapun yang berhubungan dengan penampilan itu soal apakah lu nyaman dengan tubuh lu sendiri. Semakin lu percaya diri ya lu ga terlalu ketakutan ketika lipstik itu lebih menyala daripada perempuan lain atau kulit lu lebih gosong daripada iklan yang berseliweran di media sosial. Namun gue sendiri ada koq aspek yang bolong soal nyaman dengan tubuh. Gue akan jujur terbuka nulis soal Reso(GaAdaSo)lusi 2018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s