Obsesi Mata Melalui Juvia

Saya penasaran dengan Juvia ini memang awalnya karena Arum Racun Warna Warni. Saya pun mengikuti akun Juvia ini. Beberapa strategi promonya di Instagram saya suka dan penasaran ingin mencoba menerapkan strategi tersebut tapi biasalah saya kebanyakan ide, terbatas eksekusi. Nah cuma saya sebagai pengamat marketing online tentu terus menjaga logika agar tidak terkena jebakan penjualan halus para produsen. Selain tentu masalah harga ya *memanggil kaum BPJS- budget pas pasan jiwa sok-sokan berkumpul*

Nah kesempatan menyentuh Juvia ini datang ketika saya sedang mengambil kelas dandan privat di Mbak Dina. Soal kelas privat dandan ini akan saya bahas terpisah. Jadi kebetulan Mbak Dina memiliki beberapa produk yang tidak jadi dipakai atau baru 1x pakai dan dijual kembali. Bayangkan bagaimana perasaan saya ketika bisa mendapatkan Juvia di bawah harga pasar padahal tidak punya uang berlebih? Tentu saja saya tidak pernah berpikir panjang soal perasaan. Memutuskan menikahi Ramot saja tidak pakai pikir panjang apalagi cuma soal pemulas mata kan? #eeaa #anaknyaMauan #LebihBaikNyeselBeliDaripadaNyeselGakBeli

palet juvia zulu dan palet sari ayu jakarta 2

Saya pun langsung mentransfer pemulas mata Juvia padahal pembayaran les privat belum lunas #ikipiye. Kemudian dengan semangat membara saya mencoba. Sejujurnya saya cukup kesal jika pendengung (baca : influencer) mencoba eye shadow sebatas colek di jari atau oles di punggung tangan

Oh sama seperti mencoba berkomunikasi dengan Ramot tanpa berakhir dongkol, untuk mengaplikasikan Juvia ini saya butuh berlatih berulang kali.

Saya latihan ya tentu saja ketika ada waktu luang. Jeda habis mandi menuju keberangkatan saya entah ke mana sebagai seorang pekerja lepas sejati yang jadwalnya selalu berubah-ubah. Nah saya mencampurkan Juvia ini dengan pemulas mata dari Sariayu yang seri Jakarta. Kalau ini beneran terpancing beli karena racunwarnawarni.com. Dari Sariayu seri ini saya beli lipstik metaliknya pula.

Berikut ini adalah hasil dari Sariayu:

eye shadow sariayu seri jakarta
eye shadow sariayu seri jakarta. Lipstik LT Pro

Ternyata eye shadow Sariayu yang ini lebih banyak untuk jadi highlighter dengan kelap kelipnya (shimmery) jadi ada alasan kuat mengapa saya tetap perlu Juvia #halah #mbel. Nah dalam proses berlatih itu saya menyadari bahwa sebagus apapun eye shadownya, aplikatornya pun perlu mendukung. Eco Tools yang pernah saya beli ternyata ga sebagus itu. Dari 1 set yang terdiri dari 5 aplikator, hanya 1 yang akhirnya saya nyaman pakai secara rutin. Untuk memutuskan aplikator lain, saya butuh waktu berbulan-bulan berpikir dan menimbang. Karena saya pada dasarnya tidak suka membeli barang akhirnya tidak dipakai. Jadi ketika saya membeli sesuatu saya merasa perlu bertanggung jawab memakai produk tersebut sampai habis atau sampai kepentok menyerah tidak bisa pakai.

Nah kecuali yang pojok kiri bawah, semua foto tersebut adalah hasil percobaan saya menggunakan Palet Zulu dari Juvia. Warna yang intense terjadi karena saya mengaplikasikan foundation dulu ke mata. Saya sebenarnya ada eye base dari Urban Decay cuma belum pernah coba apakah memang bisa membantu eye shadow menjadi lebih terlihat dibanding tanpa eye base. Nah kelima foto tersebut menggunakan aplikator apa adanya. Jadi saya pun akhirnya membeli 2 aplikator lain untuk membantu

aplikator mata

  • Dimulai dari yang atas ya. Sponge dari Masami Shouko 1 plastik ada 4 sponge seperti itu. Kebanyakan orang ga suka pakai sponge ya. Entah mengapa saya lebih suka pakai sponge dulu untuk taruh warna tepat di kelopak, baru baurkan.
  • Kalau Masami Shouko no 203 angled eye aplikator itu andalan untuk bikin efek di sudut mata. Dulu pernah beli, hancur digigit Dexter.
  • Berikutnya Armando Caruso 719 untuk meratakan dan membiaskan warna. Perlu latihan untuk sabar aplikasikan warna dan baurkan.
  • Ecotools yang ini saya pakai untuk buat eyeliner di bawah mata
  • Kay Beauty ini saya pakai di lipatan kelopak

Hasil latihan pertama menggunakan eyeshadow Juvia dan kelima aplikator tersebut plus foundation lama yang masih ada isinya adalah sebagai berikut:

hasil palet juvia zulu.jpg
hasil palet juvia zulu

Bias bias di bagian atas mata tersebut bisa terwujud karena Armando Caruso. Sedangkan bagian bawah adalah efek dari EcoTools. Kalau mata memerah itu karena keculek aplikator. Haha. Lipstik metaliknya? Tentu saja salah satu koleksi kebon lipstik metalik saya yang Body Shop

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s