Halo Panleu

Sejak saya menolong kucing jalanan pertengahan 2012 lalu, saya sudah beberapa kali bersinggungan dengan virus ini. Tenang. Ini bukan virus yang bisa berpindah ke manusia bukan pula virus tokso yang paling banyak dibicarakan orang-orang sok tahu. Virus Panleukopenia ini setara dengan virus Distemper pada anjing. Begitu kena langsung tidak mau makan, tidak mau minum, muntah, mencret suhu drop lalu beberapa hari kemudian bisa tinggal landas.

Semua tergantung fisik kucing. Ada yang bisa kembali sehat, banyak yang tidak kuat. Kucing yang diambil dari jalanan dan kita tidak bisa tahu riwayat genetiknya bagaimana ya selalu ada resiko terkena penyakit satu ini. Baru saja hari ini saya mengubur kucing saya Buyung dan Hopi tewas dalam tempo 3×24 jam setelah menolak makan. Ciri-cirinya ? Muntah, diare, suhu tubuh bisa drop bisa naik. Buyung juga ada sariawan. Itu yang membuat dia terus mengeluarkan air liur kemarin. Pastinya sedih tapi saya ingin berbagi kisah apa yang saya lakukan setiap kali berada di situasi ini :

PENCEGAHAN :

  1. Begitu kucing terlihat tidak aktif (cuma tidur saja) saya biasanya langsung membuatkan makanan basah. Kalau tidak tertarik biasanya saya paksa entah dengan membuat bola – bola dan langsung menaruh paksa ke mulut atau dengan tabung suntikan saya masukkan ke mulut
  2. Makanan basah biasanya saya pilihkan yang biasa kucing suka hati ayam atau ikan pindang. Jika ini tidak mempan saya kasi telur dan madu.
  3. Jika ada diare saya berikan I/D (makanan kaleng Rp. 40.000 per buah)

PENGOBATAN :

  1. Selain berdoa saya juga selalu antisipasi kucing yang sehat. Semua kucing sehat (baik yang sudah maupun belum vaksin) saya beri Stimuno dan Becombion (dosis tergantung berat badan). Begitu sudah menunjukkan malas makan saya langsung isolasi dan observasi suhu dan feses.
  2. Kucing sakit selalu di dalam kandang dengan saya selalu siap lampu untuk memanaskan suhu. Dari mana saya tahu kucing drop atau demam ? Di kotak P3K kucing saya ada termometer.

SETELAH BADAI BERLALU :

  1. BAYCLIN BERJAYA (entahlah sekarang namanya jadi Proklin, Sunklin pokoknya yang saya tahu cairan pemutih ya Bayclin). Cairan ini saya larutkan untuk merendam semua piring makan, merendam dan mencuci kain-kain yang dipakai mengobati, mengepel lantai, menyemprot dinding, mencuci kandang, ditetesi ke bak pasir. Kucing-kucing biasanya saya kurung sampai ruangan benar-benar kering dan sudah tidak berbau pemutih lagi. Untuk piring makan biasanya saya cuci dengan air panas berulang sampai benar-benar hilang baunya.
  2. MAKAN KENYANG. Karena biasanya ketika saya sibuk mengurusi binatang yang sakit, semua nafsu makan hilang, kalaupun makan tidak cukup banyak apalagi minum. Setelah membersihkan semua ruangan dan memastikan semua kucing sehat, saya mengganjar diri saya sendiri dengan makan.
Buyung sempat selamat tahun lalu dari Panleukopenia. Tapi tidak di tahun ini..
Buyung sempat selamat Desember 2012 dari Panleukopenia. Tapi tidak di tahun ini..

 

2 thoughts on “Halo Panleu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s